Profil bulan ini

Tanpa sebab yang jelas seketika aku terbangun dari tidur, kutatap pintu kamar kosku yang sedikit terbuka. Seberkas cahaya pagi masuk menelusup ke dalam kamar. Seorang temanku yang tadi malam menginap di sini masih tampak tertidur pulas. Disamping tubuhnya tergeletak sebuah teropong atau ‘binokuler’ kecil ber-merk ‘tasko’. Beberapa hari ini, kuamati dia selalu membawa benda tersebut kemana-mana dan satu tas yang berisi buku yang isinya gambar-gambar burung. Lalu aku ambil binokuler itu, kucoba memandang keluar kamar lewat binokuler itu. Terlalu lama melihat lewat lensa binokuler tersebut membuat mataku sakit, tapi cukup menarik, pikirku. Dengan alat tersebut, obyek pandanganku terlihat menjadi lebih besar dan jelas. Aku mulai mencoba melihat orang-orang yang berjalan di jalan depan sana, aku lihat beberapa mahasiswi yang berangkat kuliah juga para pedagang kaki lima yang mendorong gerobak dagangnya ketempat mereka berjualan. Aku lihat jam dinding kamarku menunjukkan pukul 6 pagi. Hari yang cerah langit tampak cerah dengan sedikit awan yang menyebar tidak beraturan di langit. Kemudian aku melihat sekelompok burung-burung berada tepat di depan kamarku kira-kira 5 meter dari tempat aku berdiri. Aku coba membidik mereka burung ini berwarna coklat dengan sapuan hitam dan putih diseluruh tubuhnya. Aku lihat sapuan warna hitam lebih mencolok didaerah pipi mereka. Paruh kecil tidak terlalu panjang dan runcing, mereka tampak sibuk mencari-cari makanan (mungkin) diantara sampah-sampah plastik, bungkus-bungkus roti wafer dan dedaunan. Jumlah mereka aku hitung ada 6 mungkin mereka, adalah 3 pasang jantan dan betina (mungkin saja). Mereka tampak asyik sekali tanpa menyadari ada yang mengamati tingkah laku mereka. Mereka lucu-lucu, bergerak kesana kemari, berjalan dan melompat di atas tanah lalu dengan paruhnya mulai mengorek-orek sampah-sampah. ‘Dasar burung sampah’, pikirku, tapi kuakui aku menikmati pemandangan itu.

Temanku itu sering datang dan menginap di kosku, dari ngobrol-ngobrol dengan dia akhirnya aku tau dia pengamat burung. Dan dari buku burung yang sering dibawanya aku tahu burung-burung tersebut adalah burung gereja erasia atau dalam bahasa ilmiahnya ‘Passer montanus’. Kadang-kadang dia pergi bersepeda sampai ke hutan wanagama untuk mengamati burung. Jarak hutan tersebut dari kosku cukup jauh, biasanya dia bersepeda sampai 2 jam lebih untuk sampai disana. Dari dia aku tahu ada komunitas pengamat burung di jogja dan komunitas ini setiap bulan mengadakan acara pengamatan burung bersama (Jogja bird walk (JBW)). Semenjak itu, aku sering mengikuti acara JBW tersebut dan mulai mencintai burung-burung yang hidup di alam. Aku suka melihat mereka bebas di alam, entah mengapa aku sangat menikmati saat-saat mengamati burung-burung di habitatnya. Kemudian aku mulai menjadi ‘sakau’ pengamatan burung, aku selalu berusaha untuk melihat burung-burung dimanapun aku berada seperti di gunung, di perkotaan, di kampus, di sawah dan sebagainya. aku membuat catatan jenis-jenis burung yang pernah kulihat (List burung). Adalah suatu ‘kebanggaan’ tersendiri ketika bertemu dengan burung-burung baru yang sebelumnya tidak pernah kulihat.(Wawankibc)

3 Tanggapan to “Profil bulan ini”

  1. baluran and me Says:

    profile nulis awake dewe……huuuuu……mbok walijo opo kampret hehehee….
    apik mas. dah lama aku mengidam2kan kabur online seperti ini.

  2. kutilang jogja Says:

    mungkin lain kali kang swis wae dadi profile ..he,

  3. Zhy Says:

    Mas… numpang nulis profil juga ya… he3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: