Burung-burung perancah pengembara pantai Trisik

Burung-burung perancah (wader) berjalan dengan kaki-kaki kecil mereka melewati medan berlumpur yang merupakan tempat ‘feeding’ mencari makanan yang mereka butuhkan. Burung-burung itu memakan katak, ikan kecil dan kerang-kerang kecil. Kebanyakan burung perancah yang terpantau di Indonesia merupakan burung pengembara dari daratan asia utara yang bermigrasi pada musim dingin (bulan Oktober-November). Secara sporadik mereka mulai bergerak terbang berkelompok ke arah selatan pada awal musim gugur. Bulan Oktober-November adalah puncak migrasi mereka di dataran dan pulau-pulau di asia selatan dan tenggara termasuk juga di Jawa.

Pantai Trisik yang terletak di laut selatan Jawa bagian tengah merupakan daerah singgah burung-burung pengembara tersebut. Habitat muara dan pasir-pasir pinggir pantai ditambah adanya laguna-laguna kecil menjadi habitat singgah yang cukup baik. Total 29 jenis burung perancah pernah tercatat di Trisik (Ady Maruly KIBC). KIBC memberikan predikat pantai tersebut sebagai ‘Vagrant site’ mengingat beberapa spesies vagrant yang pernah tercatat. Spesies tersebut antara lain Trinil Nordman (2006), Kaki rumbai merah (2008) dan Terik Australia (2008). Selain 3 spesies vagrant tersebut ditambah dengan jenis yang sangat jarang misalnya Cerek Asia (2008). Keanekaragaman jenis ‘wader’ yang luar biasa di Pantai Trisik patut digaris bawahi sebagai salah satu tempat singgah istimewa burung-burung pengembara tersebut. Hipotesa tentang peningkatan intensitas pengamatan juga menjadi faktor yang juga mendorong temuan-temuan menarik disini. Yayasan Kutilang memberi kontribusi besar atas intensitas pengamatan yang dilakukan disini termasuk karena proyek penelitian flu burung dari tahun 2006. Temuan-temuan baru burung-burung perancah telah rapi tercatat dalam database kutilang yang membuat pantai ini semakin eksotis dan istimewa.

Penulis mengucapkan terimakasih atas kerja kawan-kawan tim AI Surveilance dan para pengamat wader di Yogyakarta. Terima kasih kepada Adhy Maruly, Swis Winasis dan Imam Taufiqurahman atas dokumentasi foto-foto ‘waders’ di pantai Trisik.

wawanKIBC

11 desember 2008

phalaropus-fulicaria2stiltia-isabela-41

charadrius-veredus-copy

Satu Tanggapan to “Burung-burung perancah pengembara pantai Trisik”

  1. Khaleb Yordan Says:

    Wow…..Banyak sekali jenis-jenis burung air-nya. Hmmm…Kalau di jakarta hanya ada migrasi burung-burung pemangsa saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: