Burung-burung di Bali & Nusa Penida dalam

birdwatcher-kibccekakaksrigantigelatik

jalak-bali

Burung-burung di Pulau Bali dan Nusa penida memiliki keanekaragaman jenis yang tidak jauh berbeda dengan pulau Jawa. Hal ini disebabkan karena sejarah geografis yang sama-sama merupakan subkawasan Sunda. Menurut Mackinon 1999, Pada 8000 tahun yang lalu (jaman es plestosen) dataran Sumatera, Kalimantan dan Jawa serta Bali merupakan daratan yang menyatu dengan benua Asia. Setelah jaman es berakhir, maka terbentuklah pulau-pulau di subkawasan Sunda termasuk Jawa dan Bali. Terpisahnya daratan-daratan tersebut mempengaruhi keragaman jenis-jenis burungnya. Pulau Jawa dan Bali memiliki Jenis-jenis burung Asia, berbeda dengan papua yang jenis-jenis burungnya lebih mirip ke Australia. Bali memiliki keragaman jenis burung-burung yang hampir sama dengan Jawa. Perbedaan Jenis seperti adanya burung Isap Madu Indonesia (Lichmera limbata) dan Cabai Lombok (Dicaeum maugei), Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) yang hanya ada di Bali terbentuk setelah jaman es. Sedikit sekali perbedaan keragaman jenis burung antara Jawa dan Bali.

Tim KIBC dalam Ekspedisi Bali 2008 berhasil mengidentifikasi 64 jenis burung-burung baik local maupun migran. Burung-burung di Bali lebih mudah dijumpai daripada di Jawa (Ige), pengaruh budaya dan agama hindu rupanya memberikan perlindungan terhadap kelestarian burung-burung di sana. Tiga personil KIBC (Ige, Jarot dan Medh) mengamati adanya aturan adat (Awig-awig) yang masih ketat dianut masyarakat Bali. Pemanenan burung Anis Merah (Zoothera citrina) di alam yang dilakukan dengan aturan tersebut berhasil membuat sebuah sistem pengelolaan alam yang berkelanjutan. Aturan tersebut misalnya orang hanya boleh memanen burung di tanahnya saja, jika ada pelanggaran akan dikenakan sangsi denda, hal tersebut menjadikan para pemburu bukan seperti ‘pemburu’ tetapi lebih cocok disebut sebagai ‘Petani’. Seorang petani tentunya akan memikirkan keberlanjutan pertanian mereka, secara sadar mereka bahkan sudah mempunyai ‘Knowledge’ untuk bertani Anis secara berkelanjutan. Masyarakat hindu dan budha yang dalam ajaran agamanya sangat menghormati makhluk hidup mempengaruhi sedikitnya pemburu di Bali yang membuat burung-burung di sana jauh lebih mudah dijumpai dibanding di Jawa. Burung Cekakak Jawa, Perenjak Jawa dan tekukur biasa sangat umum dapat dijumpai dimana-mana. Secara ‘afifauna’ (keragaman jenis burung), Bali dapat dibilang merupakan ‘miniature of Java’.

KIBC mengucapkan terima kasih kepada tiga orang personil (Ige Kristianto, Medh Halaouate dan Dwi Aji Sujatmiko) yang telah melakukan perjalanan ekspedisi Bali 2008.

wawanKIBC


No No. Jenis Nama Lokal Nama Latin Nama Inggris
1 739 Bentet Kelabu Lanius schach Long-tailed Shrike
2 281 Betet Biasa Psittacula alexandri Red-breasted Parakeet
3 38 Blekok Sawah Ardeola speciosa Javan Pond-heron
4 816 Bondol haji Lonchura maja White-headed Munia
5 810 Bondol Jawa Lonchura leucogastroides Javan Munia
6 813 Bondol Peking Lonchura punctulata Scaly-breasted Munia
7 315 Bubut Besar Centropus sinensis Greater Coucal
8 800 Burung-gereja Erasia Passer montanus Eurasian Tree Sparrow
9 755 Burung-madu Kelapa Anthreptes malacensis Plain-throated Sunbird
10 761 Burung-madu Sriganti Nectarinia jugularis Olive-backed Sunbird
11 789 Cabai Jawa Dicaeum trochileum Scarlet-headed Flowerpecker
12 785 Cabai Lombok Dicaeum maugei Red-chested Flowerpecker
13 442 Caladi Ulam Dendrocopus macei Filvous-brested Woodpecker
14 387 Cekakak Jawa Halcyon cyanoventris Javan Kingfisher
15 389 Cekakak Sungai Todirhamphus chloris Collared Kingfisher
16 675 Cici Merah Cisticola exilis Golden-headed Cisticola
17 655 Cikrak Daun Phylloscopus trivirgatus Mountain Leaf-warbler
18 654 Cikrak Mahkota Phylloscopus coronatus Eastern Crowned-warbler
19 665 Cinenen Kelabu Orthotomus ruficeps Ashy Tailorbird
20 663 Cinenen Pisang Orthotomus sutorius Common Tailorbird
21 494 Cipoh Kacat Aegithina tiphia Common Iora
22 509 Cucak Kutilang Pycnonotus aurigaster Sooty-headed Bulbul
23 633 Decu belang Saxicola caprata Pied Bushchat
24 276 Dederuk Jawa Streptopelia bitorquata Island Collared-Dove
25 279 Delimukan Zamrud Chalcophaps indica Emerald Dove
26 87 Elang Bondol Haliastur indus Brahminy Kite
27 103 Elang-Alap Cina Accipiter soloensis Chinese Goshawk
28 550 Gagak hutan Corvus enca Slender-billed Crow
29 807 Gelatik Jawa Padda oryziovora Java Sparrow
30 555 Gelatik-batu kelabu Parus major Great Tit
31 774 Isap-madu Indonesia Lichmera limbata Indonesian Honeyeater
32 748 Jalak Bali Leucopsar rothschildi Bali Myna
33 790 Kacamata Biasa Zosterops palpebrosus Oriental White-eye
34 296 Kangkok Ranting Cuculus saturatus Oriental Cuckoo
35 485 Kapasan Kemiri Lalage nigra Pied Triller
36 486 Kapasan Sayap-Putih Lalage sueurii White-shouldered Triller
37 157 Kareo Padi Amaurornis phoenicurus White-breasted Waterhen
38 719 Kehicap Ranting Hypothymis azurea Black-naped Monarch
39 736 Kekep Babi Artamus lecorhynchus White-breasted Wood-swallow
40 538 Kepudang kuduk-hitam Oriolus chinensis Black-naped Oriole
41 750 Kerak Kerbau Acridotheres javanicus Javan Myna
42 718 Kipasan Belang Rhipidura javanica Pied Fantail
43 392 Kirik-Kirik Senja Merops leschenaulti Chestnut-headed Bee-eater
44 621 Kucica kampung Copsychus saularis Magpie Robin
45 40 Kuntul Karang Egretta sacra Pacific Reef-egret
46 39 Kuntul Kerbau Bubulcus ibis Cattle Egret
47 473 Layang-Layang Api Hirundo rustica Barn Swallow
48 477 Layang-Layang Rumah Delichon dasypus Asian House-martin
49 514 Merbah Cerukcuk Pycnonotus goiavier Yellow-vented Bulbul
50 272 Merpati Batu Columba livia Rock Pigeon
51 797 Opior Jawa Lophozosterops javanicus Javan Grey-throated White-eye
52 565 Pelanduk semak Malacocincla sepiarium Horsfield’s Babbler
53 672 Perenjak Jawa Prinia familiaris Bar-winged Prinia
54 283 Perkici Pelangi Trichoglossus haematodus Rainbow Lorikeet
55 278 Perkutut Jawa Geopelia striata Zebra-Dove
56 257 Punai Gading Treron vernans Pink-necked Green-Pigeon
57 83 Sikep-Madu Asia Pernis ptilorhynchus Oriental Honey-buzzard
58 530 Srigunting Kelabu Dicrurus leucophaeus Ashy Drongo
59 410 Takur Bultok Megalaima lineata Lineated Barbet
60 596 Tepus pipi-perak Stachyris melanothorax Crescent-chested Babbler
61 199 Trinil Pantai Tringa hypoleucos Common Sandpiper
62 359 Walet Linci Collocalia linchi Cave-Swiftlet
63 262 Walik Kembang Ptilinopus melanospila Black-naped Fruit-Dove
64 298 Wiwik Kelabu Cacomantis merulinus Plaintive Cuckoo

lanscape

7 Tanggapan to “Burung-burung di Bali & Nusa Penida dalam”

  1. Niq Says:

    ngne ki cuma pamer thok karo aku:)

    asik pasti ya…
    dah lama ga men ke bali, kapan2 mu birding juga ahhh…

  2. iszur Says:

    salam…
    membaca tulisan ini-khususnya paragraf 2- mengingatkan saya akan perkataan mas Imam (anggota KUTILANG) bahwa “pulau jawa tidak lagi ‘seksi’ untuk pengamatan burung.” Kurang lebihnya seperti itu yang ia katakan.
    kembali lagi ke paragraf 2. hal yang patut kita syukuri sekaligus kita renungkan adalah perihal kearifan lokal-adanya awig-awig- yang ternyata memiliki andil cukup penting dalam kelestarian satwa dan lingkungan. Adakah hal semacam ini di Jawa??
    saya adalah orang asli jawa. namun, sampai sekarang saya belum mengerti sepenuhnya tentang budaya jawa. Bahkan, ada kecenderungan untuk mengabaikannya-Ups!!-. bisa jadi kearifan lokal di sini-jawa-perlahan luntur karena hadirnya orang-orang seperti saya..he he…
    terlepas dari semua itu, mengkaitkan antara budaya daerah dan keragaman flora fauna merupakan pemikiran yang cantik dan kajian yang menarik.
    Suwun.

  3. nazar Says:

    mantapbh..
    kapan2 saged nderek nggih

  4. ige Says:

    sedikit tambahan info…
    menurut Kadek yang kami temui saat memotret landscape sawah (foto terakhir di artikel di atas), “tahun depan sawah itu akan lenyap karena mau dibangun bendungan”.
    Waduh….sayang sekali…mestinya bendungan bukan jawaban tunggal untuk penyediaan kebutuhan energi listrik yang terus meningkat di Bali….
    Jawa cukup jadi bukti kesalahan dalam pembangunan bendungan-bendungan….semoga Bali tidak meniru kesalahan-kesalahan Jawa…bahkan mestinya Jawa harus meniru Bali untuk mengembalikan lingkungannya yang telah hancur lebur……

  5. Khaleb Yordan Says:

    Wahhh…banyak sekali jenis-jenis burung di Bali…
    Burung pemangsa-nya hanya ada dua jenis???
    Wow…..Ada beberapa burung yang endemik nihh????
    Sayang kalau di jawa sudah beberapa tempat yang tidak terawat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: