New Fact of Javan Plover

peta1

Temuan Sarang Cerek Jawa di Pantai Trisik Yogyakarta

Tanggal 22 Desember 2008 seperti biasanya, kami melakukan aktivitas birdwatching di pantai Trisik Yogyakarta. Lokasi yang kami pilih yaitu laguna sebelah timur Pantai Trisik Yogyakarta. Ketika hari sudah mulai gelap, kami menemukan sekumpulan burung yang terdiri dari 79 ekor Cerek jawa, 1 ekor Birulaut ekor-blorok, 23 ekor Kedidi putih, 7 ekor trinil Semak serta 4 ekor Trinil pantai. Mereka berkumpul dalam satu Flock di Timur laguna. Pada hari itu juga di salah satu areal kering di timur laguna, kami menemukan bentukan sarang Cerek jawa sebanyak 17 sarang, Namun tidak ada satupun sarang yang berisi telur. Beberapa asumsi coba kami bangun. Mungkin sarang tersebut baru saja di buat dan mungkin saja sarang tersebut sudah terisi dengan telur namun hilang di mangsa predator. Asumsi lainnya mungkin telur di ambil oleh orang yang melintasi area tersebut, mengingat area tersebut sangat mudah untuk di akses.

Foto Burung Trisik :

Kedidi putih (Calidris alba).

kedidi-putih2

Biru laut ekor blorok

biru-laut-ekor-blorok1

Temuan sarang Cerek jawa di Pantai Trisik Yogyakarta. Sarang belum terisi dengan telur dan belum ada material di dalam sarangnya. Jumlah sarang yang di temukan sebanyak 17 sarang. Lokasi di Laguna sebelah Timur.

sarang-11

14 sarang Cerek jawa Hilang….

Dua minggu setelah pengamatan terakhir tepatnya tanggal 6 Januari, kami kembali lagi ke laguna timur untuk melakukan pengecekkan kondisi sarang cerek jawa. Ternyata kondisi laguna sudah berubah. Lokasi yang sebelumnya kering kini tergenang air, termasuk areal ditemukannya 17 sarang cerek jawa. Dari ketujuh belas sarang yang ditemukan, hanya 3 sarang yang tersisa dan 14 sarang lainnya hilang terendam genangan air. Genangan ini merupakan akibat dari pasang air laut serta intensitas hujan yang tinggi. Dilokasi tersebutpun tingkat aktivitas cerek jawa tidaklah tinggi. Cerek jawa yang tadinya terkonsentrasi di laguna timur kini menyebar di seluruh areal laguna. Hanya beberapa kumpulan kecil saja yang berhasil kami amati. Kumpulan terbesar yang berhasil kami amati pada hari itu sebanyak 13 ekor.

Salah satu sarang cerek jawa yang masih tersisa. Sarang masih dalam keadaan kosong. Belum ada telur yang terisi di dalamnya

sarang-2

2 ekor Cerek jawa terpantau di pinggiran laguna tengah pantai Trisik Yogyakarta. Kini Cerek jawa sudah tidak terkonsentrasi di laguna Timur

cerek-12

Sebutir telur di dalam sarang

Tanggal 8 Januari, kami kembali ke lokasi tersebut. alhasil, sesuatu yang kami tunggu-tunggu sekian minggu akhirnya datang juga. Satu dari 3 sarang yang tersisa, terisi dengan sebutir telur. Kemungkinan telur tersebut ada sejak 1 atau dua hari sebelumnya (tanggal 6 malam – tanggal 8 siang). Sore hari, pada saat pengamatan, hujan turun, teramati adanya aktivitas indukan cerek jawa mengerami telurnya.

sarang-4

Menurut del Hoyo, J., Elliott, A. & Sargatal, J. eds (1996) di dalam Handbookof the Bird of the World. Vol 3 terbitan Hoatzin to Auks. Lynx Edicions, Barcelona, burung ini berkembang biak pada bulan Mei-Juni. Hal tersebut sangat berbeda dengan hasil temuan kami. Temuan pertama, telur cerek jawa sebanyak 3 butir dalam satu sarang kami temukan pada bulan Agustus, temuan kedua sebanyak 1 butir (mungkin akan bertambah) kami temukan pada bulan Januari. Temuan-temuan di atas membuat kami bertambah yakin bahwa kajian maupun penelitian mengenai Cerek jawa masih jauh dari sempurna. Bayak sekali fakta dilapangan yang tidak sesuai dengan beberapa literatur. Mungkin saja dengan temuan ini akan banyak data yang bisa kami peroleh untuk memperbaiki data-data mengenai Cerek jawa yang sudah ada.

Sarang cerek jawa yang berisi 1 butir telur. Terlihat adanya peningkatan jumlah material di alam sarang. Kemungkinan jumlah telur masih akan bertambah lagi. Indukan juga terpantau cukup intensif mengunjungi sarang untuk mengerami telurnya.

sarang-5

3 Tanggapan to “New Fact of Javan Plover”

  1. ige Says:

    ada induk yang pake cabble clamb ngak ?
    please cari’in dong…indukan cerek jawa yang udah di marking….

  2. ige Says:

    iki ukuran font nya bikin kepala pusing….
    gede’in ya….tq.

  3. Jakarta Birder Says:

    Di Jakarta (Ancol) kita hanya menemukan burungnya saja…
    20 ekor lebih, tapi ndak ada sarang…

    Salam dari Jakarta…
    -Jakarta Birder-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: