Perburuan burung di sepanjang pantai utara Jawa Barat

Perburuan burung di sepanjang pantai utara Jawa Barat

Oleh : Ady Maruli

adhymaruly@yahoo.com

Daerah sepanjang pantai utara Jawa Barat di kenal sebagai tempat perburuan burung air, termasuk burung air migran. Milton dan Marhadi (1989) memperkirakan selama tahun 1984 – 1986 sebanyak 300.000 ekor burung air telah di tangkap setiap tahunnya. Sementara Noor (1988) memperkirakan bahwa selama tahun 1987 – 1988 jumlah tersebut menurun menjadi 200.000 ekor per tahun. Lebih dari 50% burung air yang ditangkap adalah burung-burung air migran.

Data yang di peroleh dilapangan menunjukkan bahwa jumlah burung yang ditangkap untuk beberapa jenis telah melampaui daya dukungnya. Contohnya adalah Bambangan kuning, Ixobrychus sinensis ( cengkeg ; bahasa lokal) yang merupakan jenis yang paling banyak ditangkap. Di tempat berbiaknya, di Jepang, diketahui bahwa jenis ini telah di kategorikan sebagai burung langka.

Jenis yang lain adalah Terik Asia (Glareola maldivarum), yang bermigrasi dari Australia menuju ke utara, diperkirakan ditangkap sebanyak 45.000 ekor per tahun. Untuk memberikan dukungan terhadap penangkapan ini, Barter (1990) memperkirakan paling tidak diperlukan sebanyak 300.000 burung dewasa. Sayang sekali, populasi burung tersebut diperkirakan tidak akan mencapai jumlah tersebut, sehingga penangkapan burung di pantai utara Jawa Barat tersebut telah melampaui daya dukung untuk jenis tersebut.

Salah satu daerah yang menjadi pusat perburuan burung di sepanjang pantai utara Jawa Barat adalah Indramayu. Ratusan burung dari berbagai jenis baik lokal maupun migran di tangkap setiap harinya. Tradisi mengkonsumsi daging burung oleh masyarakat setempat membuat tingkat permintaan untuk ketersediaan burung menjadi sangat tinggi sehingga perburuan burung pun semakin intensif di lakukan. Berburu burung dijadikan salah satu lahan pekerjaan untuk menopang perekonomian oleh sebagian besar masyarakat sekitar.

Burung yang masuk kepengepul setiap harinya. Jenis Bambangan kuning merupakan jenis yang paling banyak tertangkap oleh pemburu burung.

Berbagai metode untuk menangkap burung telah dilakukan oleh para pemburu burung. Berbagai desain alat tangkap pun telah diciptakan untuk mempermudah penangkapan burung. Metode dengan menggunakan jala kabut, metode suluh serta metode dengan alat peniru suara burung merupakan metode yang paling banyak digunakan oleh pemburu – pemburu sepanjang pantai utara Jawa Barat. Metode lainnya yang digunakan adalah Clap net (jaring sahab) serta dengan menggunakan Pulut.

Alat untuk menirukan suara burung yang digunakam untuk memanggil burung. Dalam bahasa lokal, cara penangkapan dengan metode ini disebut dengan “ngetuk”. Jenis burung yang tertangkap sebagian besar adalah jenis water bird.

Jaring kabut yang digunakan untuk menangkap burung serta alat peniru suara burung ( Bambangan kuning).

Metode penangkapan dengan menggunakan petromak serta jaring kecil untuk menangkap burung.Dalam bahasa lokal metode seperti ini dikenal dengan nama “ngetuk:”. Jenis burung yang tertangkap sebagian besar adalah burung-burung air. Lokasi yang biasanya dijadikan titik peangkapan adalah sawah pasca panen.

Penangkapan dengan menggunakan metode “ngobor” di daerah Juntinyuat, Indramayu. Penangkapan dilakukan pada malam hari hingga dini hari menjelang matahari terbit.

Metode penangkapan dengan menggunakan jala kabut (stasionery net) dengan panjang satu kilometer. Jenis burung yang biasanya tertangkap dengan metode ini adalah jenis burung dari keluarga scolopacidae. Lokasi yang dijadikan tempat pemasangan biasanya adalah pematang sawah serta areal mudflat (gosong lumpur).

Satu Tanggapan to “Perburuan burung di sepanjang pantai utara Jawa Barat”

  1. Zhy Says:

    kok susah bacanya? fontnya agak di besarkan pliss

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: